Oknum LSM Pelaku Pemerasan ditetapkan sebagai Tersangka

oleh
Barang bukti satu unit mobil yang dipakai oknum lsm saat melakukan pemerasan Di jalan lingkar barat kecamatan batuan Kabupaten Sumenep.(Fatur)

 

SUMENEP, Wartaberita – Setelah dilakukan proses pemeriksaan, lima oknum LSM pelaku pemerasan yang diringkus oleh aparat kepolisian, Selasa (6/11/18), kini ditetapkan sebagai tersangka, oleh Polres Sumenep.

Para pelaku, tiga diantaranya dijerat pasal 368 KUHP tentang pemerasan, sedangkan dua lainnya dijerat dengan pasal 55 KUHP tentang membantu melakukan penipuan dan sejenisnya, Rabu (7/11)

Oknum LSM yang mengatasnamakan LP-KPK ini, diringkus saat menjalankan aksinya melakukan pemerasan, di Jalan Lingkar Barat Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep. Penangkapan terhadap para oknum LSM ini, berdasarkan laporan dari warga, yang merasa kesal oleh tingkah mereka.

Menurut KBO Reskrim Polres Sumenep, Iptu Taufik Hidayat, menjelaskan setelah dilakukan pemeriksaan, lima orang oknum LSM ini, ditetapkan sebagai tersangka. Mereka telah melakukan pemerasan terhadap Kepala Desa dengan cara menakut-nakuti hendak melaporkan penyelewengan proyek desa. Sementara satu orang lainnya dinyatakan tidak bersalah, karena terbukti hanya sebagai supir.

“Memang benar kemarin menangkap 6 orang yang melakukan pemerasan, TKP di lingkar barat Sumenep, mereka mengaku dari LP-KPK,” ungkap Iptu Taufik Hidayat.

Barang bukti yang berhasil disita oleh pihak kepolisian, berupa sejumlah uang senilai empat juta tujuh ratus ribu rupiah, satu unit mobil bernopol “M 1755 VG” yang pada kaca belakang terdapat stiker bertuliskan LP-KPK, dan satu unit sepeda motor bernopol “M 6326 WW”, serta sejumlah handphone milik tersangka.

“Barang bukti yang kita amankan satu unit mobil, sepeda motor dan uang sebanyak empat juta tujuh ratus, serta beberapa handphone milik tersangka,” terang Iptu Taufik.

Kelima pelaku oknum LSM ini, tiga diantaranya dijerat pasal 368 KUHP tentang pemerasan, sedangkan dua lainnya  dijerat dengan pasal 55 KUHP tentang, membantu melakukan penipuan dan sejenisnya.

Tiga orang dijerat pasal 368 dan dua orang dijerat pasal 55, sementara 1 orang lainya tidak bersalah karena hanya supir,” imbuhnya.

Polisi masih akan terus melakukan proses hukum selanjutnya kepada para oknum LSM ini.

Penulis : Fatur

Editor : Aprie

Penanggungjawab : Yusni Hardy.

 

 

 

Please follow and like us:

Tinggalkan Balasan