Butuh Biaya untuk Nikah, Seorang Pemuda Nekat Merampok dan Menganiaya Tetangganya Sendiri

oleh

 

TEGAL, Wartaberita.id – ‎Edi Susanto (23) warga RT 10 RW 02 Desa Pagedangan Kecamatan Adiwerna Kabupaten Tegal nekat menganiaya tetangganya sendiri, Suhali (40) hingga kritis, Minggu (4/11/2018). Namun kurang dari 24 jam dari kejadian jajaran Satreskrim Polres Tegal berhasil meringkus Tersangka.

Saat gelar ungkap kasus, Selasa (06/11), Pelaku mengaku tega merampok karena membutuhkan biaya untuk menikah.

“Motivasi tersangka melakukan perbuatan pidana karena ada kebutuhan untuk pernikahan. Jadi yang bersangkutan butuh uang untuk melaksanakan pernikahan,” kata Kapolres Tegal AKBP Dwi Agus Prianto‎

‎Pengakuan tersebut dibenarkan oleh pelaku yang sehari-hari bekerja sebagai penjual buah. Dia berencana menikahi gadis pujaan hatinya pada 9 ‎Desember.

“Mau menikah tapi tidak punya uang. Usaha jualan buah saya lagi sepi,” ujar tersangka.

‎Saat ditujukan kepada wartawan di Mapolres Tegal, pelaku tampak tenang dan dengan lancar menjelaskan perbuatannya menusuk korban berkali-kali dengan pisau dapur di bagian perut dan kaki.

“(Korban) sempat melawan. Saya tusuk beberapa kali dibagian perut dan kakinya. Saya kira sudah meninggal,” katanya.

Kapolres Tegal AKBP Dwi Agus Prianto sebelumnya membeberkan, ‎pelaku sudah merencanakan aksinya dengan lebih dulu memantau kebiasaan korban ketika berangkat dan pulang bekerja. Sesuai yang sudah direncanakan, Minggu (4/11) sekitar pukul 02.30 WIB, pelaku menunggu korban di pinggir jalan tak jauh dari lokasi kejadian.

Saat korban melintas dengan mengendarai mobil pikap miliknya, pelaku lalu menghentikannya dan berpura-pura meminta tolong untuk mengangkut seng milik pelaku dan membawanya ke lokasi kejadian.

Sesampainya di lokasi kejadian, pelaku kemudian langsung ‎menusuk korban dengan menggunakan pisau dapur yang sudah disiapkan. Korban ditusuk sebanyak enam kali di bagian perut dan kaki.

‎”Setelah korban tidak berdaya dan diperkirakan oleh tersangka sudah meninggal. Tersangka lalu menyeret korban ke tempat sampah dan menutupi tubuhnya dengan sampah,” beber Dwi.

‎Dwi melanjutkan, sebelum meninggalkan lokasi kejadian, pelaku mengambil uang Rp6,5 juta, telepon seluler, dan dompet miliki korban. “Jadi tersangka merencanakan aksinya untuk mengambil uang dan barang berharga milik korban,” ujar Dwi.‎

Korban saat ini masih mendapat perawatan di rumah sakit PKU Muhammadiyah Adiwerna Tegal.

Penulis : Dhani KW

Editor : Aprie

Penanggungjawab : Yusni Hardy

 

Please follow and like us:

Tinggalkan Balasan