Warga Cililitan Minta Ganti Rugi Lahan Mereka yang Terkena Normalisasi

oleh
Warga Cililitan, Kramatjati, Jakarta Timur, ketika melakukan penyampaian tuntutan pengaduan ke kantor Camat Kramat Jati.(Istimewa)

JAKARTA, Wartaberita.id – Warga Cililitan, Kramatjati, Jakarta Timur, menggeruduk kantor Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI, di Jalan Jati Baru, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (15/10).

Kedatangan mereka untuk meminta kepastian uang ganti rugi lahan yang akan terkena normalisasi yang dijanjikan sejak 2013 lalu.

Ratna Sari, 41, warga RT 009/06 Cililitan mengatakan, kedatangan dirinya serta warga untuk meminta Dinas SDA DKI segera membayar ganti rugi atas tanah dan bangunan, yang akan terkena normalisasi. Pasalnya, pembebasan yang dilakukan sejak tahun 2013 lalu hingga kini belum ada kejelasan. “Katanya Desember dari tahun-tahun lalu mau dibayar, ini sudah berapa kali Desember, sampai sekarang nggak juga dibayarkan,” katanya, Senin (15/10).

Menurut Ratna, dirinya memiliki dua peta bidang tanah NIB 50 senilai Rp1.242.580.000 dan NIB 51 seharga RP112.040.000. Sedangkan warga lain, lanjut Ratna yang rumahnya terkena proyek normalisasi Kali Ciliwung saat ini kondisinya terus memprihatinkan. “Kalau tetangga saya ini rumahnya miring karena setiap banjir tergerus. Kalau mau pindah ya pindah asal ada dananya. Kita sih dukung pemerintah. Tapi untuk pindah mana duitnya?” ungkap Ratna.

Atas kondisi yang terjadi, sambung Ratna, rumahnya makin lama makin tak layak untuk dihuni. Pasalnya, pemukimannya saat terkena jalur hijau atas upaya normalisasi kali Ciliwung. “Tadinya ada alat berat yang beroperasi, cuma warga menolak karena belum ada pembayaran. Kita nggak pengen kayak gitu,” ungkapnya.

Please follow and like us:

Tinggalkan Balasan