Kekeringan Parah, Warga Di Tegal Terpaksa Konsumsi Air Sungai

oleh
Ratusan kepala keluarga (KK) di Desa Dermasuci, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, kesulitan mendapatkan air bersih akibat musim kemarau panjang. ‎Setiap hari mereka harus mencari sumber air yang berjarak cukup jauh dari tempat tinggal mereka.(Dhani Kuncoro)

TEGAL, Wartaberita.id – Ratusan kepala keluarga (KK) di Desa Dermasuci, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, kesulitan mendapatkan air bersih akibat musim kemarau panjang. ‎Setiap hari mereka harus mencari sumber air yang berjarak cukup jauh dari tempat tinggal mereka.

Kekeringan sudah melanda wilayah yang berbatasan dengan Kecamatan Jatinegara itu sejak bulan Juni. Kekeringan bertambah parah dalam dua bulan terakhir karena sama sekali belum turun hujan. Sementara, pendistribusian bantuan air bersih tak sampai ke wilayah itu. Warga pun harus mencari sumber air di sungai setempat yang kondisinya sudah mengering. Hal ini dilakukan warga karena sumur-sumur di rumah mereka sudah mengering.

‎Tak sedikit warga yang harus berjalan kaki sejauh satu hingga dua kilometer untuk mencari sumber air yang digunakan untuk keperluan sehari-hari seperti mandi, mencuci, memasak, dan minum. Sumber air itu di antaranya dikais dari sungai Cacaban yang kondisinya juga mengering.

“Sumur sudah kering jadi kesulitan ‎untuk mandi, nyuci, masak, dan minum. Harus nyari ke sungai. Walaupun di sumur ada airnya, sedikit sekali,” kata salah satu warga , Satori, Sabtu (13/10/2018) sore.

‎Setiap hari Satori bersama warga lainnya harus mandi dan mengambil air dari sungai Cacaban yang berjarak sekitar satu kilometer dari rumahnya. Kondisi debit air sungai itu sendiri sudah menyusut drastis. “Setiap hari ngambil air lima sampai enam kali,” ujarnya.

Please follow and like us:

Tinggalkan Balasan