Lomba Bakayuh Jukung untuk Lestarikan Sungai

oleh
LOMBA JUKUNG – Dua tim putri bersiap di garis start untuk berlomba menjadi yang tercepat pada lomba bakayuh jukung tradisional di Sungai Kerokan, Jl. Jafri Zamzam, depan RS Suaka Insan, Banjarmasin Barat. Lomba yang digelar oleh Pemerintah Kecamatan Banjarmasin Barat ini untuk memeriahkan Hari Jadi ke-492 Kota Banjarmasin(foto : yusni)

BANJARMASIN, Wartaberita.id – Lomba Bakayuh Jukung Tradisional se Kecamatan Banjarmasin resmi digelar di Sungai Kerokan, depan Rumah Sakit Suaka Insan, Jl. Jafri Zamzam, Banjarmasin, Jumat (14/9).

Layaknya seperti atlet dayung profesional, peserta yang terdiri 64 pasang putra dan 32 pasang putri mengayuh dayung secepat mungkin di lintasan yang berjarak 300 meter.

“Setiap tim terdiri dari dua orang atau berpasangan. Lomba kayuh jukung tradisional ini untuk masyarakat Kecamatan Banjarmasin,” kata Camat Banjarmasin Barat, Kartinah, di lokasi lomba.

Selain untuk memeriahkan Hari Jadi ke-492, lomba juga bertujuan untuk mengajak mencintai dan melestarikan sungai. Hal ini sesuai dengan tema Hari Jadi Kota Banjarmasin tahun ini, yakni “Memantapkan Kota Sungai Berbasis Ekonomi Kreatif dan Smart City”. “Melalui lomba ini masyarakat diharapkan dapat mencintai sungai dan tidak membuang sampah di sungai,” kata Kartinah yang juga menyebutkan berbagai lomba lainnya digelar di kecamatan yang dipimpinnya.

Wakil Walikota Banjarmasin, Hermansyah, yang membuka dan menyaksikan lomba tersebut mengapresiasi animo masyarakat di Kecamatan Banjarmasin Barat yang mendukung terhadap kegiatan tersebut. Selain banyaknya jumlah peserta, juga berbondong-bondong menyaksikan lomba dari bantaran Sungai Kerokan.

“Ini sangat luar biasa. Karena itu diharapkan masyarakat ikut menjaga dan melestarikan sungai. Karena sungai di Banjarmasin menjadi urat nadi kehidupan dan masyarakat. Di sungai pula sebagian masyarakat mencari kehidupan,” kata Hermansyah.

Apalagi saat ini Pemko Banjarmasin gencar-gencarnya mengangkat Banjarmasin srbagau kota sungai di dunia internasional. Sungai menjadi destinasi wisata andalan bagi Kota Banjarmasin.

Noni, warga Teluk Tiram yang berpasangan dengn Nurkumalasari pada lomba bakayuh jukung tradisional tersebut merasa senang dengan adanya lomba yang dibuka juga untuk kaum perempuan. “Grogi juga pada race pertama tadi. Alhamdulillah bisa menang, syukur-syukur pada race lanjutan bisa menang lagi dan akhirnya juara,” tuturnya.

Penulis : Yusni Hardi
Penanggung Jawab : Yusni Hardi

 

 

 

 

 

 

 

 

Please follow and like us:

Tinggalkan Balasan