Pilrek ULM Digelar Rabu Ini

oleh
Sutarto Hadi

Banjarmasin, wartaberita.id – Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) periode 2018-2022 dipastikan akan diselenggarakan pada Rabu (12/9) ini. Siapa pun yang terpilih, diharapkan semua calon dapat mendukung kerja rektor terpilih untuk lebih memajukan ULM lima tahun ke depan.

Selain para senat ULM, Pilrek akan dihadiri pihak Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia. Ada tiga calon bersaing untuk merebut kursi ULM 1. Ketiga calon ini yakni Sutarto Hadi, Zairin Noor Helmi, dan Hadin Muhjad. Ketiganya lolos dalam tahap penyaringan bakal calon beberapa waktu lalu.

“Setelah menunggu beberapa waktu, pemilihan rektor akan dilaksanakan pada Rabu ini (12/9) pagi di Rektorat ULM, Banjarmasin. Kami berharap, siapa pun yang terpilih, mari kita dukung untuk membawa ULM ini lebih maju lagi ke depannya. Semua bergandeng tangan untuk membawa ULM terkemuka dan berdaya saing,” kata Rektor ULM, Sutarto Hadi, di sela launching Dies Natalis ke-60 Universitas Lambung Mangkurat Tahun 2018, di Rektorat ULM Banjarmasin, Senin (10/9).

Dikatakan oleh Sutarto, tantangan ULM sebagai lembaga perguruan tinggi ke depan semakin berat. “Mustahil ULM ini bisa maju kalau kita tak saling bergandengan tangan dan bersama-sama untuk memajukannya. Pemilihan rektor ini hanyalah sarana demokrasi untuk memilih pemimpin ULM. Karena itu, setelah pemilihan nanti kami berharap semua calon bersatu kembali,” papar Sutarto.

Menurut Sutarto, ada pekerjaan rumah rektor ke depan dalam upaya untuk menjadikan ULM terkemuka dan berdaya saing dengan perguruan tingga lainnya di Indonesia. Pekerjaan rumah itu adalah membangun asrama PPG yang refresentatif, membangun laboratorium terpadyu, dan mengembangkan riset dan inovasi.

Pada rapat tertutup tahap penyaringan bakal calon Rektor ULM periode 2018-2022 pada Rabu (30/5) lalu, 58 anggota senat memberikan hak pilihnya kepada empat figur yang mendaftarkan diri sebagai Calon Rektor ULM. Yakni Sutarto Hadi, Zairin Noor Helmi, Hadin Muhjad, dan Husaini.

Hasilnya, Sutarto meraih 31 suara, Zairin Noor Helmi 17 suara, Hadin Muhjad 9 suara, dan Husaini mendapatkan 1 suara. Selanjutnya, tiga bakal calon yang meraih suara terbanyak disampaikan kepada Kementerian Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia untuk dilakukan pemeriksaan rekam jejaknya.

Kementerian Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia melakukan pemeriksaan ada atau tidaknya plagiarisme atau penjiplakan karya ilmiah. Kemudian, PPATK memeriksa ada tidaknya aliran dana atau kekayaan pribadi bakal calon yang dianggap menyimpang, serta terkait pemeriksaan ideologi bakal calon yang dilakukan oleh pihak intelijen.

Penulis : Yusni Hardy
Penanggung Jawab : Yusni Hardy

Please follow and like us:

Tinggalkan Balasan