Ikma Uniska Tanah Bumbu Gelar Temu Kangen dan Kuliah Umum

oleh
Ilustrasi Indentitas Kependudukan. (Istimewa)
Plh Sekda Tanbu H Mustaing.(Syahriadi)

BATULICIN, Kalselpos.com – Ikatan mahasiswa (Ikma) alumni Universitas Islam Kalimantan (Uniska) Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), menggelar acara reuni temu kangen alumni dan Kuliah Umum. Acara tersebut dilaksanakan, Sabtu (1/9), di Gedung Dharma Wanita Kapet Km 5 Simpang empat.

Temu Kangen dan Kuliah umum tersebut mengangkat tema, ‘peran, emosional spiritual dan intelektual dalam mendukung cita-citamu’, juga dihadiri oleh Plt Bupati Tanbu yang diwakili Plh Sekda Kabupaten Tanbu Drs H Mustaing, dan selaku pemberi materi Drs H Difriadi Darjat, serta dihadiri sekitar 40 alumni juga mahasiswa Uniska.

Menurut Ketua Panitia pelaksana acara sekaligus Sekretaris Ikma Uniska Kabupaten Tanbu, Arief Rahman mengatakan, bahwasanya acara ini terlaksana, sebagai salah satu ajang untuk mempererat lagi tali silaturahmi kepada sesama alumni mahasiswa Uniska.

“Selain itu, sebagai wadah wawasan ilmu bagi para mahasiswa, khususnya alumni mahasiswa Uniska di Bumi Bersujud Tanah Bumbu. Tentunya hal ini, disertai juga dengan adanya pemberian Materi kuliah umum kepada para peserta,” ujarnya.

Hal serupa dikatakan oleh Plh Sekda Tanah Bumbu Drs H Mustaing pada saat membuka acara, bahwa dirinya juga salah satu alumni mahasiswa Uniska. Jadi untuk Uniska tidak perlu lagi diragukan akan kualitasnya.

Pada kesempatan itu juga, dirinya, menitipkan pesan kepada mahasiswa dan alumni Uniska. Sekira nya bisa bersinergi kepada pemerintah daerah, dalam rangka mendorong dan mendukung pembangunan di Bumi Bersujud yang dcintai, dan juga bisa meraih asa dan cita.

Sebagai pengisi kuliah umum dalam acara tersebut, adalah Drs H Difriadi Darjat, tema yang dikupas ialah, bagaimana bisa membanggun dan menciptakan manusia yang unggul.

Ia menjelaskan, untuk menjadi manusia unggul setiap individu harus mendapatkan sebuah Kemenangan Pribadi.

“Beberapa langkah untuk bisa mendapatkannya, yang pertama proaktif jangan reaktif, yang kedua mulai lah dengan tujuan akhir, ketiga mendahulukan yang utama, selanjutnya keempat berpikirlah untuk menang, kelima bisa memahami orang Lain, wujudkan sebuah sinergitas dan yang terakhir pembaharuan atau perbaikan, Itulah yang harus kita lakukan,” ujarnya.

Mengakhiri materi kuliah tersebut, Difriadi menyampaikan, “Kalau anda ingin mengubah dunia maka ubahlah diri kita sendiri, ubahlah dengan yang lebih baik. dan yang terpenting adalah jangan terlalu berharap kepada orang lain,” pungkasnya.

Penulis : Syahriadi
Editor : Aprie
Penanggungjawab : S. A. Lingga

Please follow and like us:

Tinggalkan Balasan